Senin, 08 Februari 2016

Pawai Perang Gaza, al-Qassam Pamer Rudal Buatan Sendiri

Pawai Perang Gaza, Al-Qassam Pamer Rudal Buatan Sendiri
Pawai Perang Gaza al Qassam Pamer Rudal Buatan Sendiri
                              Sayap militer Hamas gelar pawai memperingati setahun Perang Gaza. 

GAZA - Kelompok Hamas dan sayap militernya, Brigade Izzudin al-Qassam, turun ke jalan dalam pawai memperingati satu tahun Perang Gaza. Dalam pawai itu, al-Qassam pamer rudal baru sepanjang empat meter yang diklaim buatan sendiri.

Selain Hamas, puluhan ribu warga Palestina di Jalur Gaza ikut bergabung dalam pawai itu. Puluhan ribu warga Gaza itu rata-rata berstatus tunawisma setelah rumah mereka hancur dibombardir Israel saat Perang Gaza pecah Juli 2014 lalu.

Gencatan senjata telah mengakhiri perang antara Hamas dan Israel di Gaza selama 50 hari tersebut. Meski peran berakhir, sesekali serangan masih terjadi di antara dua kubu.

Pawai itu digelar setelah buka puasa Rabu malam. Anggota al-Qassam menutupi wajah mereka dengan selendang keffiyeh hitam dan berdiri di truk barisan depan sambil memamerkan dua rudal masing-masing sepanjang tiga meter dan empat meter.

Juru bicara al-Qassam,yang juga menutup wajanya dengan keffiyeh merah berpidato, tentang kehebatan rudal buatan mereka. Menurutnya, dua rudal itu merupakan bukti ”lompatan kualitatif” mereka ke depan.

Dalam enam tahun, perang di Gaza sudah pecah tiga kali. Seorang pejabat UNRWA badan bantuan PBB, Robert Turner menyerukan Israel untuk mengakhiri blokade atas Jalur Gaza. Pencabutan blokade itu penting untuk membangun kembali wilayah Gaza yang hancur. “Blokade tetap di tempat dan efeknya yang melumpuhkan Gaza tak bisa dipungkiri,” kata Turner.

Sementara itu, pihak Israel mengatakan blokade diperlukan untuk mencegah impor senjata dan bahan untuk membuat senjata oleh kelompok bersenjata di Gaza.

Dalam Perang Gaza 2014, sebanyak 2.251 warga Palestina, termasuk lebih dari 500 anak-anak tewas. Sedangkan dari pihak Israel, 73 orang tewas, termasuk 67 tentara.


Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sebelumnya telah memberikan peringatan keras pada siapa pun yang mengusik Israel. ”Saya mengatakan kepada semua musuh Israel, Hamas, Hizbullah, Iran dan ISIS. Bahwa mereka yang mencoba untuk menyerang orang-orang kami, akan membayar dengan darah mereka,” katanya, seperti dilansir AFP, Kamis (9/7/2015).
http://www.breakingisraelnews.com/wp-content/uploads/2014/03/

Brigade Izzuddin Al Qassam(Tentara Palestina)

Brigade Izzuddin Al-QASSAM
http://en.selangorku.com/wp-content/uploads/2014/07/
Palestina mempunyai kelas tersendiri dengan tentara penggempurnya yang berani mati, Brigade Izzuddin Al-Qassam atau lebih dikenali sebagai Al-Qassam yang amat ditakuti oleh rejim Zionis.
Al-Qassam, sebuah sayap tentara Hamas, dipelopori berdirinya oleh pejuang Palestina seperti Sheikh Ahmad Yassin, Dr. Ibrahim Al-Maqadema dan Sheikh Salah Shehada pada tahun 1984.

Nama Al-Qassam adalah nama seorang pejuang yang syahid berdekatan dengan kota Jenin pada tahun 1935, Izzuddin Al-Qassam.
Baru-baru ini, penulis yang berada di Gaza atas tujuan peliputan dokumen rahasia dijemput oleh pemerintah Gaza, Hamas untuk mengunjungi pusat latihan Al-Qassam untuk menyaksikan satu demonstrasi latihan strategi serangan brigade itu. Diketahui, kesempatan itu jarang sekali dibuka kepada rakyat Palestina apalagi lagi orang luar.
Penulis diberi informasi oleh komandan yang tidak mau dikenali atas tujuan keselamatan. Beliau berkata, brigade elit itu beranggotakan pemuda berusia 30 tahun dan ke bawah saja.
“Tujuan utama didirikannya Al- Qassam adalah untuk mempertahankan tanah suci Palestina dari penjajahan Zionis yang zalim, membebaskan tanah Palestina dan seluruh tanahnya yang dirampas di Tepi Barat serta memantapkan semangat jihad dalam kalangan orang Palestina,” katanya.
Ketika ditanya jumlah tentara Al-Qassam pada masa ini, komandan tersebut yang pada mulanya enggan menjawab memberitahu, jumlahnya sekitar 25,000 orang.
Peraturan ” Brigade Al-Qassam “.
“Peraturan kami yang paling ketat ialah setiap tentara mesti solat lima waktu sehari secara berjamaah,” ujarnya.
Tambah beliau, Al-Qassam juga mempunyai skuad wanita tetapi bukanlah barisan yang paling penting.
“Kami menggunakan wanita apabila keadaan memaksa. Contohnya, pernah sekali tentara kami dikepung oleh tentara Israel dalam sebuah masjid. Kami menghantar tentara wanita untuk masuk ke dalam masjid untuk menyerahkan baju lain kepada anggota yang terperangkap. Kemudian mereka keluar seperti orang biasa.
“Walaupun kami kehilangan tiga wanita dalam operasi itu, kami tetap berjaya kerana begitu ramai askar yang dapat diselamatkan,” katanya.
Sudah menjadi perkara biasa apabila kedengaran letupan dan bunyi tembakan di Gaza bukan karena serangan tentara Israel sebaliknya sesi latihan Al-Qassam.
“Di daerah Al-Zaytun, tentara Israel hanya memerlukan 10 menit untuk memasuki tanah Gaza dengan Tank. Oleh karena itu, kami terpaksa bersiaga setiap saat,” kata seorang tentara Al-Qassam.
Brigade ini juga terkenal dengan roket Al-Qassam, roket artileri buatan sendiri yang dikeluarkan dalam tiga model sepanjang tahun 2001 hingga 2011. Roket itu ditembak dari Gaza dan sering membawa kemusnahan yang dahsyat sehingga media Israel memberitakan setiap roket yang memasuki Semenanjung Barat sebagai Qassam.
Penulis disajikan dengan satu demonstrasi selama lima menit dengan 20 tentara yang memainkan pelbagai peranan. Demo teknikal itu memperlihatkan dua kumpulan yang menyerang sebuah rumah kosong sedangkan sebuah kumpulan lain bertindak sebagai pasukan bantuan. Satu lagi pasukan akan memastikan tiadanya bantuan daripada tentara musuh (Israel).
Demonstrasi itu menggunakan peluru hidup, bom tangan, mesingan, senapang AK-47 dan granat. Demonstrasi itu cukup membuktikan betapa hebatnya generasi muda ini dan wajarlah tentara Israel sebanyak 700,000 orang cukup gentar dengan Al-Qassam.
Sesudah sesi latihan itu, kesemua tentara tersebut berkumpul dan bersujud syukur – satu amalan penting setiap kali sesudah satu peperangan melawan tentara Zionis.
Penulis juga dibawa berjumpa dengan beberapa tentara Al-Qassam sebelum mereka bergegas untuk menunaikan solat Asar. Namun, penulis diberitahu rakaman gambar tidak dibenarkan karena ingin merahasiakan identitas setiap anggota mereka.
Penulis terkejut apabila mereka membuka topeng hitam mereka, kesemuanya mempunyai muka bersih dan bersinar, jelas nampak keikhlasan untuk menjadi tentara Islam yang tidak takut mati.
Salah seorang tentara bertanyakan negara asal penulis dan apabila disebut Malaysia, beliau menjawab: “Tanah ini milik kamu juga.”
Sejak Intifada pada tahun 2000, sebanyak 800 askar Al-Qassam telah mati syahid. Bahkan apabila seseorang tentara Al-Qassam pulang daripada peperangan, mereka sering akan bertanyakan kepada diri sendiri – ‘Mengapakah saya tidak syahid?’
http://ift.tt/
From : Tentara Fisabillillah (Bangkitlah Wahai Umat Islam)

kenapa pasukan brigade al qassam lebih hebat

oke kali ini saya akan bagikan sedikit tentang kehebatan brigade Al Qassam,

A. Fakta Gaza

Mata seluruh dunia tertuju kepada Gaza yang saat ini sedang di bombardir oleh Israel. Dengan alasan apapun tindakan brutal yang dilakukan oleh Israel atas jalur Gaza tidak dapat dibenarkan, hanya orang-orang gelap mata dan anti islam yang melegalkan tindakan agresi tersebut. Tidak sampai seminggu, tak kurang dari 600 ton peledak sudah mampir di gaza yang tidak lebih luas dari Kabupaten Bantul. Tentu sampai saat ini hanya Israel yang tega melakukannya.
Namun disisi lain, jalur gaza yang kecil itu bukanlah wilayah palestina yang lemah. Dari tanah itu lahir para pemberani dan hebat di tengah minimnya fasilitas akibat blokade dan embargo. Tercatat prestasi-prestasi yang luar biasa yang di torehkan oleh pasukan Brigade Al Qassam. Antara lain, secara mengejutkan Brigade Al Qassam punya pasukan katak yang langsung menyerang pasukan elit Israel di “rumahnya”. Pasukan Katak?? Trus bagemane ntong belajar renangnya??. Al Qassam mengklaim dari serangan tersebut telah menewaskan seorang perwira menengah.
Cerita lain lagi, pasukan ini juga telah mampu membuat roket rakitan dengan jarak tempuh lebih dari 100 km. Ha..ha.. rakitan coi, hand made, gimana klo dah bisa bikin yang pabrikan? Ada lagi yang bikin lebih heboh, hamas sudah punya ababil 1. Ababil 1 adalah drone yang ternyata sudah mampu melenggang secara santai membawa perbekalan bom siap ledak di atas permukaan israel, wuih ngeri-ngeri sedaap.. tentu masih banyak sekali cerita-cerita mengejutkan pada agresi Israel ke jalur gaza kali ini.


B. Sebab Kehebatan Brigade Al Qassam

Diantara sekian dinamika yang ada, ada satu yang tidak lekang oleh waktu. Teknologi boleh maju atau juga boleh mundur, wilayah kekuasaan juga bisa meluas atau menyempit. Tapi kehebatan brigade Al Qassam dan keberaniannya yang tidak pernah pudar. Konon pada saat pasukan katak yang Cuma segelintir orang itu menyergap, pasukan elit di pangkalan militer lautnya israel pada kalang kabut. Lalu apa yang membuat kehebatan pasukan brigade al qassam?

  1. Mental terlatih ala Azumi sejak dini


Bagi anda pencinta film samurai jepang, tentu anda tidak asing dengan nama Azumi. Azumi adalah tokoh samurai jepang yang tak terkalahkan dan sangat pemberani. Dalam kisahnya Azumi bersama sembilan teman-teman nya sejak kecil dibina oleh masternya di suatu tempat terpencil. Sejak kecil mereka dipersiapkan untuk menjalankan misi kelak mereka jika telah siap. Ketika mereka menganjak dewasa sang master memberikan kabar gembira bahwa sebentar lagi mereka akan mendapatkan sebuah misi. Untuk itu mereka dikumpulkan di tanah lapang dan diminta untuk mencari pasangan masing-masing. Setelah mendapatkan pasangannya, tanpa mereka ketahui ternyata tugas pertamanya adalah membunuh pasangan itu.

Apeslah bagi azumi, karena pasangan yang ia pilih adalah Nachi, lelaki ganteng yang menjadi pujaan hatinya. Lacur bertindak apa mau dikata, Azumi pun menghabisi nyawa kekasihnya melalui tangannya sendiri. Setelah kejadian itu Azumi tumbuh menjadi super samurai yang dalam film tersebut tidak pernah terkalahkan.


Lain Azumi lain anak-anak Gaza, sejak kecil anak-anak ini sudah terbiasa kehilangan nyawa ayah, ibu, kakak, adik di pangkuan tangan mungil mereka. Anyirnya bau darah dan luka-luka yang menganga tidak lagi menyiutkan nyali. Jika Azumi hanya kehilangan Nachi yang bukan apa-apanya dalam sekelebat sabetan samurai, anak-anak ini memperhatikan setiap detil fase kematian orang-orang yang sangat mereka cintai.

  

2.       2. Mainan anak-anak mereka adalah barang sungguhan.


Ternyata tidak hanya mental yang terlatih sejak dini, mainan mereka pun adalah mainan yang tidak seperti biasanya mainan anak-anak pada umumnya. Anak-anak di Jalur Gaza tetaplah anak-anak yang tetap membutuhkan waktu bermain yang lebih. Sepakbola dan beberapa permainan lainnya tetap menjadi kegemaran, namun ada kalanya anak-anak ini bermain sungguhan dengan melemparkan batu-batu dengan siap menerima balasan peluru tajam.  Dalam beberapa kasus lain, anak-anak juga sudah mulai diperkenalkan dengan bedil sungguhan serta cara penggunaannya sebagai antisipasi melindungi keluarga mereka.


Permainan sungguhan tersebut telah melatih kewaspadaan yang ekstra bagi mereka, karena lengahnya mereka dalam bermain akan berakibat fatal baik timbul cacat atau bahkan nyawa melayang. Terlihat dua sisi yang sangat kontradiktif, bermain-sungguhan. Seharusnya bermain adalah ya bermain, sedangkan sungguhan ya adalah sungguhan. Dan kehidupan yang kontradiktif inilah telah membuat anak-anak gaza mampu memanaj ketakutan mereka menjadi sebuah rasa tenang dan tetap bahagia. Pernah kah anda terpikir ketika anak-anak gaza main bola, kemudian satu blok dari tempat mereka bermain di bombardir oleh Israel, kemudian mereka berhenti sejenak sambil berteriak Allahu Akbar..Allahu Akbar.. dan setelah dirasa selesai prosesi pengeboman, mereka bermain lagi??


3.      3. Bekerja ala who moved my cheese?

Tidak mudah mampu tinggal dan bertahan di jalur Gaza dan tetap merasa bahagia. Negara dengan luasan kurang lebih 50 KMini pada dasarnya tidak mempunyai akses ke wilayah luar Gaza. Israel telah membangun benteng tinggi mengelilingi jalur Gaza yang benteng tersebut dilengkapi dengan sengatan listrik berdaya tinggi. Sebenarnya masih ada jalan lain, yaitu pintu rafah yang berhubungan langsung dengan mesir. Namun lagi-lagi apa daya Mesir telah di kangkangi oleh Israel. Negara yang mayoritas penduduknya sama sama Islam tersebut tidak memberikan aksesnya.

Wal hasil, saya teringat buku who moved my cheese. Di ceritakan karena si tikus tidak mempunyai persediaan keju yang cukup, ia selalu mencari-cari tempat penyimpanan keju tanpa kenal lelah dengan mengendus-endus seluruh tempat yang ia lewati. Hingga akhirnya ia menemukan gudang keju dan menghabiskan kejunya, sang pemilik keju tidak sadar jika ternyata keju yang ia simpan telah habis, padahal sang pemilik tidak terus berupaya mencari keju-keju baru karena telah merasa aman dengan stok keju yang dimiliki.


Hampir sama, warga Gaza harus terus mengendu-endus tempat yang “menghasilkan keju” dengan membuat terowongan atau apapun sarana yang mereka miliki. Otak mereka terus diperas untuk selalu kreatif dan mengubah-ubah cara mendapatkan sesuatu yang mereka butuhkan.

4.       4. Mereka serius menghafal al quran

Satu lagi yang khas dari Gaza, madrasah tahfidz quran. Inilah alasan yang paling kuat dari alasan-alasan lainnya. Jiwa-jiwa perindu syahid yang telah menyatu dengan al quran dalam darahnya menjadi momok yang sangat menakutkan bagi semua musuhnya. Doktrin-doktrin al quran yang mendarah daging telah melepaskan diri mereka dengan doktrin-doktrin dunia yang fana. Dimensi kehidupan mereka telah berbeda dengan dimensi kehidupan manusia biasa.

Dengan beberapa sebab diatas, Brigade Izuddin Al Qasam sangat mudah merekrut pasukan yang pemberani dan bermental baja, punya jiwa kewaspadaan tinggi, terbiasa dengan kreatifitas dan yang terpenting adalah mempunyai motivasi ilahiyah yang dominan. Tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Mereka tinggal diberi senjata dikasih tahu teknik penggunaan, selesai. Mereka sudah elit.

Coba bandingkan dengan tentara Israel, gimana cara mereka mencari pasukan yang pemberani dan bermental baja, punya jiwa kewaspadaan tinggi, terbiasa dengan kreatifitas dan mempunyai motivasi doktrin agama yang dominan secara Cuma-Cuma??? Israel harus melatihnya dulu, itupun yang mau dilatih lebih milih mangkir.
TENTARA Al-QASSAM
.http://www.jurnalislam.com/gambar/internasional/

                                                                                   TENTARA ZIONIS ISRAEL

DakwahIslam Copyright © Designed by Islamic Wallpers SEO by Islamic Blogger Template